PENYEBAB TERKABUL DAN TERTOLAK NYA DO'A
Syarat terpenting di ijabahnya do'a
Dari sebagian syarat terpenting di ijabanya do’a adalah sebagai berikut:
1. Ikhlash
Allah s.w.t berfirman:
فَادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُون
[غافر: ١٤].
Artinya:” berdo’alah kalian kepada Allah sambil memurnikan ibadah kepadanya, meskipun orang-orang kafir membencinya”
[Ghaafir : 14]
2. Mengikuti ajaran Rasulullah s.a.w Alah s.w.t berfirman:
وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُون
[الأعراف: ١٥٨]
Artinya: “dan ikutilah Ia (Muhammad s.a.w) agar kalian mendapat petunjuk”
[al-A’raaf : 158]
3. Percaya dan yakin do’a-nya akan dikabulkan
Diantara perkara yang dapat menambah rasa percaya dan yakin atas dikabulkan nya do’a ialah, percaya bahwa semua kebaikan dan keberkahan ada di sisi Allah s.w.t. Allah berfirman :
ادعوني أستجب لكم
“Berdo’alah pada-Ku pasti akan ku kabulkan”
عن أبي هريرة - رضي الله عنه - عن النبي - صلى الله عليه وسلم - قال: «ادعوا الله وأنتم موقنون بالإجابة
Diterima dari Abu Hurairah r.a, di dapatkan dari Nabi s.a.w:
“berdo’alah kalian kepada Allah, sambil kalianbmeyakinkan akan di kabulkan”
4. Hadirnya hati, khusyuk, mengharapakan ganjaran Allah, dan takut terhadap siksanya
إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ
Artinya: “Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami.
5. Bertekad dan bersungguh-sungguh dalam berdo’a
عن أنس رضي الله عنه
- قال: قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم -: إذا دعا أحدكم فليعزم في الدعاء، ولا يقل اللهم إن شئت فأعطني؛ فإن الله لا مستكره له.
Artinya: “dari Annas r.a ia berkata bahwa Nabi s.a.w pernah berkata “apabila salah satu dari kalian berdo’a maka hendaklah ia bertekad sungguh-sungguh dalam do’a, dan janganlah ia berkata “ya Allah jika kau ingin maka berilah aku” , karena Allah tak membenci itu”.
HAL-HAL YANG MENGHALANGI DI IJABAHNYA DO’A
1. Memakan makanan dan minuman yang haram
Dalam hadist disebutkan:
الرجل يطيل السفر أشعث أغبر يمد يديه إلى السماء يا رب! ومطعمه حرامٌ، ومشربه حرامٌ وغُذي بالحرام فأني يستجاب لذلك
Artinya : “ada seorang lelaki yang sedang menempuh perjalan panjang sehingga badan-nya dekil dan rambutnya gimbal, ia mengangkat kedua tangan-nya ke langit “ya rabb” sedangkan makanan dan minuman-nya haram dan ia pun diberimakan dengan sesuatu yang haram, lalu bagaimana itu bisa di ijabah?”
[HR.Muslim]
2. Meminta cepat di kabulkan dan meninggalkan do’a
Diterima dari Abu Hurairah r.a bahwa Nabi s.a.w bersabda:
يستجاب لأحدكم ما لم يعجل، فيقول قد دعوت فلم يستجب لي
Artinya: “seseorang dari kalian akan di ijabah selama ia tidak meminta Allah mempercepat ijabah, lalu ia berkata ‘aku sudah berdo’a tapi tidak dikabulkan”
3. Menumpuk maksiat dan sesuatu yang di haramkan
Sebagaimana ucaoan seorang penya’ir:
نحن ندعو الإله في كل كرب ... ثم ننساه عند كشف الكروب
كيف نرجو إجابة لدعاء ... قد سددنا طريقها بالذنوب
Kami selalu berdo’a kepada tuhan dalam setiap kesulitan
Kemudian kami melupakannya sa’at hilangnya kesulitan.
Bagaimana kami berharap dapat terkabulnya do’a
Sedangkan kami telah menutup pintu nya dengan dosa
4. Meninggalkan kewajiban yang telah diperintahkan dan diwajibkan Allah
فعن حذيفة - رضي الله عنه - أن النبي - صلى الله عليه وسلم - قال: «والذي نفسي بيده لتأمرون بالمعروف، ولتنهون عن المنكر، أو ليوشكن الله أني يبعث عليكم عقابًا منه، ثم تدعونه فلا يستجاب لكم
Artinya: dari Hudzaifah r.a sesungguhnya Nabi s.a.w pernah berkata: “Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya sungguh jika kalian memerintahkan kebajikan dan mencegah kemunkaran, apakah kalian sangka Allah akan mengirimkan siksanya?, dan apakah kalian tidak akan di ijabah ketika berdo’a padanya?
5. Meminta dosa dan memutuskan silaturahmi
عن أبي سعيد - رضي
الله عنه - أن النبي - صلى الله عليه وسلم - قال: «ما من مسلم يدعو الله بدعوة ليس فيها إثمٌ ، إلا أعطاه الله بها إحدي ثلاث إما
أن تعجل له دعوته، وإما أ ن يدخرها له في الآخرة، وإما أن يصرف عنه من السوء مثلها» قالوا: إذا نكثر قال: «الله أكثر»
Artinya: dari Abi Sa’id r.a sesungguhnya Nabi s.a.w berkata: tidaklah seorang mukmin berdo’a kepada Allah selain meminta dosa dan memutuskan silaturahmi terkecuali Allah akan memberinya dengan do’a itu salah satu dari tiga perkara;
1. Allah akan mempercepat dikabulkan do’a nya
2. Allah akan menyimpan do’a itu untuk nya di akhirat
3. Allah akan menjauhkan kejelekan yang sepadan dengan do’a nya
Para Sahabat pun bertanya kepada Nabi s.a.w “apabila kami minta lebih banyak?” nabi pun menjawab “Allah akan memperbanyak”.
SEMOGA BERMANFA'AT

